Pencabutan Izin Usaha PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Hidayah Jakarta

PRESS RELEASE
NOMOR : PRESS-02/LPS/VI/2015

Sebagaimana dimaklumi, Otoritas Jasa Keuangan melalui Keputusan Dewan Komisioner (KDK) Nomor: KEP-42/D-03/2015 tentang Pencabutan Izin Usaha PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Hidayah Jakarta, telah mencabut izin usaha PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Hidayah Jakarta yang berlokasi di Jalan Kresek Raya No.18 B Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Kodya Jakarta Barat, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta terhitung sejak tanggal 19 Juni 2015. 

Dengan dikeluarkannya KDK pencabutan izin usaha tersebut, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009 dan peraturan pelaksanaannya.

Dalam rangka pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT. BPRS Hidayah Jakarta, LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang layak dibayar dan tidak layak dibayar. Rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha.

Sementara itu, dalam rangka likuidasi PT. BPRS Hidayah Jakarta, LPS mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS. LPS sebagai RUPS PT. BPRS Hidayah Jakarta akan mengambil tindakan-tindakan sebagai berikut:

  1. membubarkan badan hukum bank;
  2. membentuk tim likuidasi;
  3. menetapkan status bank sebagai "Bank Dalam Likuidasi"; dan
  4. menonaktifkan seluruh Direksi dan Dewan Komisaris.

Selanjutnya, hal-hal yang berkaitan dengan pembubaran badan hukum dan proses likuidasi PT. BPRS Hidayah Jakarta akan diselesaikan oleh Tim Likuidasi yang dibentuk LPS. Pengawasan atas pelaksanaan likuidasi PT. BPRS Hidayah Jakarta tersebut akan dilakukan oleh LPS.

LPS menghimbau agar nasabah PT. BPRS Hidayah Jakarta tetap tenang dan tidak terpancing/terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi PT. BPRS Hidayah Jakarta serta kepada karyawan PT. BPRS Hidayah Jakarta diharapkan tetap membantu proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi tersebut.

Demikian disampaikan, harap maklum.

Jakarta, 19 Juni 2015

Plt. Kepala Eksekutif
Anggota Dewan Komisioner

ttd

Fauzi Ichsan

untuk informasi lebih lanjut silahkan klik tautan ini